Musdalub Rugikan Golkar

06 October 2012, 08:11
0 komentar | Dibaca: 1,137
Haluan Media : Situs Berita Terbaru & Aktual Padang , Riau dan Kepri | Musdalub Rugikan Golkar
Golongan Karya ( Foto/Golkar.or.id )

PEKANBARU-Mencuatnya isu Musyawarah Luar Biasa DPD Golkar Riau jelang Pemilihan Gubernur 2013 dinilai akan merugikan Partai Golkar. Tak hanya itu, isu Musdalub juga bisa menurunkan citra partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pengamat politik Riau Adilin menilai isu Musdalub DPD Golkar Riau jelang Pilgubri 2012 akan merugikan Golkar. Karena, manakala kelompok-kelompok yang mendukung calon tertentu  yang tidak terpilih maju maka bisa saja beralih ke partai lain.
“Orang-orang yang terjatuh dalam musdalub bisa jadi membentuk gerbong dan tidak akan berkomitmen lagi  membesarkan Golkar dan pindah ke partai lain dan Golkar juga yang rugi nantinya,” ungkap Adilin, kepada Haluan Riau, Jumat (5/10) kemarin.

Adilin mencontohkan, seperti yang terjadi pada Surya Paloh yang keluar dari Golkar membuat Partai Nasdem. “Dan itu jelas mengurangi suara Golkar. Apalagi sekarang kita lihat, Surya Paloh memiliki pendukung mencapai 5 persen secara nasional dan itu jumlah suara yang tinggi,” katanya.

Menurut Adilin, solusi untuk mengatasai banyaknya kader Golkar yang ingin maju dalam Pilgubri 2013 mendatang, yaitu para kader yang ingin maju tersebut harus menyepakati tahapan-tahapan yang telah disepakati dalam partai.
“Saya pikir tidak perlu Musdalub dan sebaiknya kader Golkar itu berlegowo saja untuk mengikuti tahapan proses pencalonan gubernur yang telah disepakati dan ditentukan partai,” jelas Dosen Fisip Universitas Riau ini.

Adilin menilai, Musdalub DPD Golkar itu bisa saja terjadi dan Musdalub tersebut harus ada persetujuan dari DPP. “Kalau orang di bawah, itu tidak biasa dilakukan, karena harus melalui persetujuan DPP,” jelasnya.

Adilin juga menyoroti, adanya isu yang beredar jika Rusli menginginkan Syamsurizal maju dalam Pilgubri 2013 mendatang. Menurutnya, hal itu bias saja terjadi karena dalam politik ada banyak kepentingan. “Dan tergantung apa kepentingan politik Gubri terhadap Syamsurizal. Tentunya, untuk Musdalub itu  bisa saja dan harus ada orang kuat di tingkat pusat baru bisa saja dilakukan,” jelasnya.

Turunkan Citra
Sementara itu, pengamat politik Riau lainnya, Andi Yusran menilai, jika Musdalub terjadi akan menurunkan citra Parpol di mata Publik, karena musdalub dilakukan biasanya karena ada sesuatu yang tidak normal dan hal tidak normal itu dipersepsikan tidak baik di mata publik.

“Biasanya partai menjelang seperti itu biasanya menghindarinya (Musdalub, red) dan hal yang berkaitan yang menimbulkan konflik dan persepsi kurang baik di mata publik dan Saya kira biasanya partai berpikirnya begitu,” jelasnya ketika dikonfirmasi melalui teleponnya.

Menurut Andi, kalau ada Musdalub itu citra partai politik akan menjadi berkurang dan Musdalub itu dilaksanakan karena ada suatu keadaan yang emergency.

“Kalau Musdalub karena ada yang tidak normal dan yang tidak normal tersebut dipersepsikan Publik menjadi kurang baik dan partai biasanya menghindari itu,” jelasnya.

Andi menjelaskan, Musdalub dilakukan karena biasanya ada konflik internal partai yang berlarut-larut dan menjadi Partai tidak optimal dalam bekerja. “Dan bisa juga karena kepemimpinan tersebut tidak bisa lagi dipertahankan dikarenakan melanggar sumpah janji atau melanggar kode eti partai maka Musdalub itu baru muncul,” jelasnya.

Banyaknya kader Golkar yang ingin maju dalam Pilgubri 2013 mendatang. Andi menilai, kemungkinan besar untuk mencari kader yang bakal diusung Golkar akan lebih kepada pertarungan loby ke tingkat DPP dan melalui beberapa mekanis yang harus dilalui menjelang Perhelatan Pilgubri 2013 mendatang.
“Saya kira disitulah seninya, ada mekanisme yang harus dilalui dan Loby dan pendekatan ke DPP lebih dikedepankan daripada Musdalub. Saya kira tidak akan Musdalub  dan biasanya partai menghindari Musdalub,” terangnya.

Terlebih lagi kata Andi, dalam Pilgubri 2013 mendatang Golkar tentunya akan mengusung kader yang bisa memenangkan Pilgubri 2013 mendatang. “Apalagi, kemenangan ini juga sangat berpengaruh bagi Golkar untuk pemenangan Pemilu 2014 mendatang,” jelasnya. ( Rudiyanto/HaluanMedia-Riau )

BACA JUGA :