BERTEPATAN HUT PENGAMBILALIHAN

Pabrik Indarung VI Dimulai 5 Juli

04 February 2013, 13:55
0 komentar | Dibaca: 951
Haluan Media : Situs Berita Terbaru & Aktual Padang , Riau dan Kepri | Pabrik Indarung VI Dimulai 5 Juli
Pabrik Semen Padang di Indarung (Foto: HaluanMedia.com)

PADANG, HA­LUAN MEDIA — Rencana pembangunan pab­rik baru PT Semen Padang yang dina­mai Indarung VI terjawab sudah. Pe­ker­jaan pemba­ngu­nan Indarung VI ini dimulai 5 Juli 2013, bertepatan dengan HUT Pengambilalihan ke-55.

“Jadi, acara peletakan batu pertama kita laksanakan 5 Juli nanti, bertepatan dengan acara HUT Pengambilalihan,” kata Direktur Litbang dan Operasi PT Semen Padang, Agus Boing Nurbiantoro kepada Haluan, Sabtu (2/2).

Peletakan batu pertama direncanakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta diha­diri sejumlah menteri ter­kait. “Kita berharap momen bersejarah kebangkitan Semen Padang ini bisa dihadiri oleh Bapak Presiden, serta dihadir menteri terkait,” kata Agus Boing.

Kepastian pembangunan Indarung VI setelah hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Semen Padang, 19 November lalu me­nye­tujui pembangunan pabrik baru di Indarung, Kota Padang itu. Pabrik semen yang dibangun berkapasitas 3 juta ton per tahun, dengan wak­tu penyelesaian kuartal IV 2015.

Pada RUPS LB PT Semen Padang itu juga disetujui penja­minan aset Perseroan dalam rangka penda­naan pem­ba­ngunan proyek In­darung VI. Pabrik Inda­rung VI menelan dana sebe­sar Rp 3,25 triliun.

Lebih lanjut dikata­kannya, tujuan pemba­ngunan pabrik baru itu karena utilisasi perseroan saat ini telah mencapai maksimal. Selain itu adalah untuk mempertahankan pangsa pasar perusahaan dalam negeri, memak­si­mumkan pendapatan Perse­roan, me­me­nuhi pasokan dan penghe­matan biaya distribusi serta dalam rangka men­dukung program pemerintah untuk memper­cepat pem­bangunan infra­struktur Master Plan Per­cepatan dan Perluasan Pem­bangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Menurutnya, penam­ba­han pabrik baru meru­pakan hal mutlak harus dilakukan PT Semen Pa­dang, untuk meningkatkan daya saing­nya di tengah kompetisi perusahaan semen di Indonesia. Di saat meningkatnya demand (permin­taan) semen nasional, market share PT Semen Padang terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Penurunan market share PT Semen Padang itu terjadi akibat kapasitas produksi Semen Pa­dang yang sudah sangat ter­batas, sehingga memberikan kesempatan masuknya pesaing-pesaing yang masih mempunyai room kapasitas produksi. Kapa­sitas produksi PT Semen Padang saat ini sebesar 6,5 juta ton pertahun, dari empat pabrik yang beroperasi (Indarung II, III, IV, dan V). Sementara satu pabrik lagi, yakni Indarung I sudah berhenti beroperasi mulai tahun 1999.

“Suksesnya pembangunan Indarung VI ini tak lepas dari dukungan yang diberikan seluruh stakeholders, seperti Pemerintah Provinsi Sumbar, DPRD Sumbar, Pemko dan DPRD Padang, tokoh-tokoh masyarakat Padang, dan Sumatra Barat. Kami me­nyam­paikan terimakasih atas semua dukungan tersebut, se­hing­ga pabrik Indarung VI segera bisa dibangun,” tambahnya. (h/vid)

BACA JUGA :