MASIH ADA YANG BELUM TERDATA

2013, Peserta Jamkesmas Diusulkan 175.000 Jiwa

31 January 2013, 12:17
0 komentar | Dibaca: 753
Haluan Media : Situs Berita Terbaru & Aktual Padang , Riau dan Kepri | 2013, Peserta Jamkesmas Diusulkan 175.000 Jiwa
Program Jamkesmas (Foto: HaluanMedia.com)

PADANG, HALUAN MEDIA — Data PPLS Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar tahun 2011 lalu me­nye­butkan, masyarakat miskin di Kota Pa­dang hanya sekitar 176 ribu jiwa atau sekitar 33.505 Kepala Keluarga (KK). Seluruh pen­duduk miskin berdasarkan data tersebut, diusulkan sebagai penerima Jaminan Kese­hatan Masyarakat (Jamkesmas) tahun 2012.

Tetapi yang disetujui pene­rima Jamkesmas saat itu hanya untuk 165 ribu jiwa. Meski demikian sisa pendu­duk miskin yang tidak tera­komodir tahun 2012 sebanyak 10.000 jiwa, diusulkan lagi sebagai penerima Jamkesmas tahun 2013.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang drg.Frisdawati A Boer MM menjelaskan, data penduduk miskin yang diteri­manya untuk diajukan sebagai penerima Jamkesmas tahun 2011 lalu hanya sekitar 175 ribu jiwa saja. Namun, dari jumlah itu, hanya 165 ribu jiwa yang mendapat kartu Jamkesmas tersebut.

Pada tahun 2012 lalu, kartu Jamkesmas yang keluar seba­nyak 165 ribu, dan sisa­nya 10 ribu lagi, akan keluar pada ta­hun 2013 ini. Pendu­duk miskin yang belum menda­patkan Jamkesmas, diakomo­dir untuk mendapatkan jami­nan layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Masya­rakat Daerah (Jamkesda).

“Dari tahun 2011 lalu, masyarakat yang mendapat Jamkesda hanya 27 ribu jiwa. Namun untuk 2012 lalu, kami telah merealisasikan seba­nyak 87 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, masya­rakat miskin yang tidak terdata untuk mendapatkan kartu Jamkesmas dan Jam­kesda, masih cukup banyak. Salah satunya Zainal Asril, warga Sungai Sapih RT 01 RW 03 Kecamatan Kuranji, yang menderita tumor ganas di hidung. Saat ini tumor tersebut sudah menutupi matanya. Namun pria malang ini tidak mendapatkan Jam­kes­mas, begitu Jamkesda.

Zainal pun bermohon un­tuk bisa mendapatkan kartu Jamkesmas. Saat ini, dia tengah melengkapi persyara­ tan untuk mendapatkan kartu tersebut. Dia sangat berharap mendapatkan kartu jaminan kesehatan itu agar segera mendapat pelayanan di rumah sakit secara gratis.

Masih banyak masyarakat miskin lainnya yang juga bernasib sama. Mereka tidak terdata sebagai penduduk miskin. Tetapi mereka benar-benar miskin. Mereka pun berharap bisa diakomodir oleh Jamkesmas dan Jamkeda untuk berobat. Sebagian dari mereka mengadu ke Baznas Kota Padang, untuk menda­patkan rekomendasi dan biaya pengobatan.

“Permohonan bantuan bia­ya berobat ini cukup banyak disampaikan masyarakat pada kami. Tetapi tidak semua bisa dilayani, karena sebelumnya kami harus pula melakukan survei. Hanya mereka yang miskin dan tidak memiliki kartu Jamkesmas dan Jamkesda yang akan kami bantu,” ujar Humas Baznas Kota Padang, Andri Yusran. (h/cw-wis/vie)

BACA JUGA :