KASUS MANIPULASI DATA PTT K1

Demo PMII Batam Berlangsung Ricuh

27 February 2013, 09:08
0 komentar | Dibaca: 479
Demonstrasi PMII berlangsung ricuh (Foto: HaluanMedia.com)

BATAM CENTRE, HALUAN MEDIA – Aksi demonstrasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di halaman Graha Kepri ricuh. Kericuhan tersebut, terjadi ketika beberapa anggota PMII melakukan aksi bakar ban di luar halaman Gedung Graha Kepri, Selasa (26/2).

Saat itu, beberapa anggota PMII hendak melakukan aksi bakar ban di luar halaman gedung Graha Kepri. Aparat Kepolisian yang tengah berjaga-jaga di lokasi, melarang para anggota PMII tersebut melakukan aksi bakar ban. Karena dikhawatirkan dapat membahayakan mobil yang sedang diparkir di halaman Graha Kepri.

Sebelum melakukan aksi bakar ban, semua anggota PMII mengumpulkan uang receh dan diberikan ke Dicki Wijaya, salah satu perwakilan dari Graha Kepri. Aksi tersebut sebagai bentuk protes PMII atas dugaan manipulasi data Pegawai Tidak Tetap (PTT) K1 di lingkungan Pemprov Kepri.

“Kami minta Kejati Kepri mengusut tuntas dan menetapkan tersangka kasus manipulasi data PTT K1 di Kepri, ” kata Ketua II PC PMII Kota Batam, Mulyadi, kemarin.

Selain diminta menuntaskan kasus PTT K1, kata dia, PMII juga mendesak gubernur dan wakil gubernur agar menyiapkan anggotanya dalam menyeleksi CPNS, honor daerah di wilayah Kepri. Tidak hanya itu, semua calon-calonnya, harus memiliki kopetensi dan berkualitas.

“Kami meminta Kejati Kepri, agar bisa mengusut tuntas dan menetapkan tersangka dalam kasus manipulasi data PTT K1 di Kepri, “kata Mulyadi bersemangat.

Dikatakan dia, penyimpangan yang terjadi dalam PTT K1 ini, harus diberikan penjelasannya. Kata dia, berdasarkan data yang dimilikinya, honor dari tahun 2005 silam, sampai kini belum ada penjelasan dan Surat Keputusan (SK) nya.

“Kita lihat saja honor tahun 2009 dan 2010 lalu, sudah ada SK, tetapi kenapa honor dari tahun 2005 silam belum ada SK nya, ada apa ini, “paparnya.

Ia tidak menampik, dengan terjadinya kasus seperti ini, pihaknya menduga dan mengindikasikan, bahwa ada permainan politik dalam keluarga. Karena, efeknya untuk memajukan keluarganya sendiri.(byu)

BACA JUGA :

No related posts.