Disdukcapil Minta Dukungan Semua Pihak

23 October 2012, 11:56
0 komentar | Dibaca: 760
Haluan Media : Situs Berita Terbaru & Aktual Padang , Riau dan Kepri | Disdukcapil Minta Dukungan Semua Pihak
 

Jelang Tanggal Akhir Perekaman e-KTP 

SEKUPANG(HK)- Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, mengharapkan dukungan dari semua pihak dalam penuntasan program perekaman e-KTP. Pasalnya, batas waktu untuk perekaman e-KTP di Kota Batam akan berakhir pada tanggal 30 Oktober 2012 mendatang, yakni, Senin (22/10).

Kepala Dinas Disdukcapil Kota Batam, Sadri Khaeruddin mengatakan, sesuai surat edaran yang sudah diberikan kepada semua perusahaan, agar memberikan kemudahan dan dispensasi kepada seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan maupun pabrik untuk melakukan perekaman e-KTP bagi yang belum melakukan perekaman.

Karena, masih banyak mereka (karyawan/buruh-red) yang belum melakukan perekaman data e-KTP lantaran terhalang waktu dan kesibukan dalam bekerja.

“Dari itu, kita mengimbau kepada para menajemen perusahaan agar memberikan arahan dan dispensasi kepada karyawannya, agar segera melakukan perekaman e-KTP di semua kecamatan terdekat ataupun di konter-konter perekaman e-KTP yang sudah disiapkan seperti di mall-mall,” kata Sadri.

Surat edaran itu, lanjut Sadri, ditandatangani oleh Walikota Batam. Isinya, meminta kepada semua pihak masyarakat maupun perusahaan dan pabrik agar memberikan kemudahan atau dispensasi kepada karyawannya, agar segera melakukan perekaman e-KTP menjelang berakhirnya batas waktu perekaman pada 30 Oktober mendatang.

Saat ini, terangnya lagi, untuk data akumulatif masyarakat Kota Batam yang sudah melakukan perekaman e-KTP sudah mencapai 60 persen. Dengan total data perekaman, sudah mencapai 420.000 lebih data yang sudah masuk.

“Saat ini hampir di seluruh kecamatan, konter-konter dan di kantor Disdukcapil Sekupang, masyarakat antri melakukan perekaman e-KTP. Pokoknya, melalui koordinasi dengan semua camat dan lurah, kita akan melakukan pelayanan perekaman data e-KTP hingga selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sekupang, Hendriana Gustini mengatakan, di Kecamatan Sekupang sendiri untuk akumulasi perekaman data hingga sekarang baru mencapai sekitar 58 persen. Sedangkan waktu perekaman data e-KTP tersebut hanya tinggal enam hari lagi yang masih efektif.

“Kita berharap bisa pencapaian hingga 100 persen, namun itu tidak mungkin lantaran waktu yang sudah mepet. Apalagi dengan kendala yang terjadi saat ini, seperti listrik mati dan hujan, sehingga masyarakat malas untuk datang melakukan perekaman data e-KTP,” ujar Hendriana pesimis.

Sedangkan Camat Sungai Beduk, Zulkanaen mengatakan, berdasarkan jumlah data warga yang sudah masuk dalam perekaman e-KTP di kecamatan itu hingga saat ini masih sangat rendah. Yaitu dengan pencapaian data perekaman sekitar 41 persen dari semua jumlah penduduk yang ada.

“Sekarang ada tren baru menjelang batas akhir perekaman pada 30 Oktober 2012 nanti, masyarakat mulai lagi datang beramai-ramai melakukan pendataan dan perekaman e-KTP seperti pada pertama pembukaan dulu,” katanya.

Namun, kata Zul, pihaknya hanya bisa berupaya semaksimal mungkin untuk bisa memenuhi target yang sudah ditentukan Pemerintah Pusat. Ditambah dengan kendala yang ada serta malasnya masyarakat untuk melakukan perekaman, tentunya sulit untuk mencapai target tersebut.

Sementara itu, Humas Pemko Batam Ardi Wiranata mengungkapkan, untuk melakukan perekaman data e-KTP itu sangatlah mudah dan tidak memakan waktu yang lama.

Masyarakat yang akan melakukan perekaman e-KTP bisa di kecamatan mana saja, yang ada di Kota Batam. Bahkan Disdukcapil Kota Batam juga sudah menyiapkan konter di mall-mall untuk mempermudah warga melakukan pendatan dan perekaman e-KTP.

Jadi, kata Ardi,  tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak sempat melakukan perekaman e-KTP. Bahkan, masyarakat yang tidak memiliki KTP Batam pun bisa melakukan pendataan dan perekaman e-KTP.

“Tentunya warga yang bersangkutan harus mendatangi langsung kantor Disdukcapil di Sekupang dengan membawa surat berdomisili dari RT/RW setempat,” kata Ardi.(cw41)

BACA JUGA :