Sekda Resmikan Kampus UNIAT di Sedanau

08 October 2012, 15:21
0 komentar | Dibaca: 1,124
Haluan Media : Situs Berita Terbaru & Aktual Padang , Riau dan Kepri | Sekda Resmikan Kampus UNIAT di Sedanau
Syamsurizon , Sekda Kabupaten Natuna dalam peresmian kuliah perdana Kampus Universitas Islam Attahiriyah ( UNIAT ) Sedanau, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna

RANAI (HK) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Syamsurizon meresmikan kuliah perdana Kampus Universitas Islam Attahiriyah (Uniat) Jakarta di Sedanau, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, Jumat (5/10).

Selain dihadiri ratusan mahasiswa semester pertama,  juga tampak sejumlah pejabat SKPD Pemkab Natuna, unsur FKPD Kecamatan Bunguran Barat, dan dua anggota DPRD Provinsi Kepri, Sofyan Samsir politisi partai Golkar dan Darmansyah politisi Partai Gerindra, serta tokoh masyarakat Kecamatan Bunguran Barat.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna berharap dengan berdirinya Kampus Uniat di Sedanau, akan membantu meningkatkan SDM di daerah tersebut. Selain itu, dapat membantu putra daerah untuk mendapatkan pendidikan perguruan tinggi tanpa harus ke luar daerah.

“Pemerintah daerah sangat mendukung berdirinya kampus Uniat ini. Dengan begitu, percepatan pembangunan daerah melalui peningkatan SDM akan tercipta dan menjadi lebih maju dari sekarang,” kata Sekda sembari membuka tirai peresmian papan nama kampus Uniat.

Berdirinya Kampus Uniat di Sedanau merupakan kerjasama antara Yayasan Seri Bunguran dengan Kampus Uniat Jakarta untuk membentuk perkualian jarak jauh.

Sementara, Ketua Umum Yayasan Seri Bunguran, Mustamin Bakri, S Sos, M Si mengatakan, sebelum Kampus Uniat berdiri, pihaknya bersama beberapa tokoh masyarakat Sedanau membentuk Yayasan Seri Bunguran. Tujuannya, untuk membangun sebuah perguruan tinggi di Sedanau.

“Tanggal 7 November 2011 lalu, secara resmi Yayasan Seri Bunguran dibentuk. Dan, kami mengajak Uniat untuk bekerjasama dengan membuka perkuliahan di Sedanau,” kata Mustamin.

Pada kerjasama itu, kata Mustamin, pihak Uniat membantu menyiapkan tenaga dosen, sedangkan untuk biaya operasional kampus dipegang dan dikelola sepenuhnya oleh pihak yayasan.

“Untuk sementara ini, bangunan kampus kita masih menumpang di gedung milik Kementerian Agama, dan kita renovasi dengan bantuan dari beberapa donatur,” paparnya.

Sambil menunggu mendapatkan anggaran untuk membangun gedung kampus sendiri, yayasan memanfaatkan gedung yang ada itu untuk aktifitas belajar mengajar mahasiswa.

“Ada delapan lokal, enam lokal untuk belajar dua lokal lagi untu ruang rapat dan tata usaha. Ratusan mahasiswa yang ada saat ini adalah dari Kecamatan Bunguran Barat, Pulau Laut, kelarik, Pulau Tiga dan Kecamatan Midai.

Sebelum kampus ini berdiri, tambahnya, pihak yayasan lebih dulu meminta izin kepada Bupati Natuna. Selanjutnya, setelah izin tersebut diberikan, yayasan langsung membuka kampus Uniat. “Bupati telah mengeluarkan rekomendasi berdirinya kampus Uniat ini,” tutur Mustamin.

Setelah acara peresmian, malam harinya pihak kampus langsung melaksanaka kuliam umum perdana. Para mahasiswa langsung mendapatkan pemaparan materi dari beberapa dosen Uniat Jakarta.

“Sekitar dua ratus mahasiswa langsung mengikuti kuliah umum perdana. Hadir perwakilan dosen Uniat Jakarta seperti Prof Dr Muhammad Yusril, MSc, Ria Fransisca, SKom, Prof Dr Eko Djatmiko Sukarso (wakil rektor 1 Uniat Jakarta), dan Dr Ikhwan HS, SE,MM,” pungkas Mustamin.(leh)

BACA JUGA :